Proyek

Pekerjaan yang bisa dinilai dari peran dan hasilnya.

Tiga studi kasus yang menjelaskan masalah, bagian yang saya kerjakan sendiri, keputusan teknis beserta trade-off-nya, dan keterbatasan yang saya akui. Di bawahnya ada daftar sistem operasional yang telah terpasang.

Studi kasus

Tiga pekerjaan yang bisa dinilai dari peran dan hasilnya.

Setiap studi kasus menjelaskan masalah yang ditangani, bagian yang saya kerjakan sendiri, keputusan teknis beserta trade-off-nya, serta keterbatasan yang jujur.

Diagram skematik alur billing: data pelanggan, invoice, penagihan, dan pembayaran, dengan catatan pemisahan instance dan jalur rilis.

Billing ISP

Billing ISP: satu basis kode, banyak unit operasi

Setiap unit operasi punya siklus tagihan dan pembayaran yang berbeda, sementara satu instalasi bersama sulit dipisah tanpa saling mengganggu.

Peran saya: Merancang pemisahan konfigurasi dan data antar instance, lalu menyiapkan jalur rilis dengan salinan database sebelum perubahan skema.

Diagram skematik alur inventory: penerimaan barang, posisi stok, pengeluaran, dan pencatatan barang bermasalah.

Inventory / Operasional

Inventory operasional: catatan kendala tanpa mengacaukan stok

Barang rusak yang kembali dari lapangan tidak punya tempat mencatat, sehingga riwayat pengeluaran dan angka stok mudah tercampur.

Peran saya: Menambahkan alur penandaan barang bermasalah dari riwayat pengeluaran, dengan catatan terpisah yang tidak mengubah angka stok secara otomatis.

Diagram skematik alur monitoring: perangkat jaringan, pengumpulan data, penilaian kondisi, dan tindakan operator.

Network / Monitoring

Monitoring jaringan: notifikasi yang masih layak dibaca

Ketika semua kondisi dilaporkan dengan bobot yang sama, gangguan yang benar-benar perlu ditangani tenggelam di antara pesan rutin.

Peran saya: Memisahkan notifikasi gangguan dari laporan rutin, menata urutan prioritas berdasarkan dampak, dan menyiapkan penyaringan sebelum laporan dikirim ke kanal operasi.

Sistem terpasang

Tujuh sistem operasional yang berjalan harian.

Daftar ini berisi aplikasi yang benar-benar digunakan untuk pekerjaan operasional. Sebagian tujuan memerlukan akun karena datanya terlindungi aplikasi masing-masing.

01

Inventory DSG

Inventory / Operasional

Stok, gudang, dan pergerakan barang untuk kebutuhan operasional.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)
02

CAS / PPPoE

Network / Access

Kontrol akses pelanggan dan kebutuhan operasional jaringan.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)
03

Billing Dentanet SMKL

Billing / ISP

Pelanggan, invoice, pembayaran, dan penagihan dalam satu workspace.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)
04

AppsBilling NMS

Network / Monitoring

Pemantauan kondisi jaringan dan layanan dari satu layar.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)
05

Billing Dentatirta

Billing / Air

Meter, tagihan, dan pembayaran pelanggan air.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)
06

Billing DSG Tegal

Billing / Internet

Workspace billing terpisah untuk operasional DSG Tegal.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)
07

Klinik Dentamedika

Klinik / Kesehatan

Administrasi klinik dan pelayanan data pasien.

Buka aplikasi — akses akun diperlukan (membuka tab baru)

Catatan tentang tautan aplikasi

Tautan di atas mengarah ke aplikasi operasional milik organisasi tempat sistem ini dipakai. Halaman depannya memerlukan akun. Tautan disediakan sebagai rujukan keberadaan sistem, bukan sebagai undangan mencoba. Saya tidak menampilkan tangkapan layar berisi data pelanggan maupun pasien.

Butuh sistem dengan bentuk serupa?

Setiap operasi punya alur yang berbeda. Yang biasanya bisa dipakai ulang adalah cara kerjanya: pahami alur nyata lebih dulu, bangun bagian inti, lalu rilis dengan jalur pulang.